Rabu, 20 Februari 2013

Kisah Uwais Al-Qarni, Tak dikenal Penduduk Bumi Tapi Sangat Dikenal Penduduk Langit...

Posted by icha imo at 10.22 0 comments
Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit. Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya.Dia adalah “Uwais al-Qarni”.


Ia tak dikenal banyak orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.Seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena ingin duduk dengannya, memberinya hadiah dua helai pakaian, tapi tak berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi diterima lalu dikembalikan lagi olehnya seraya berkata :“Aku khawatir, nanti sebagian orang menuduh aku, dari mana kamu dapatkan pakaian itu, kalau tidak dari membujuk pasti dari mencuri”.Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya.Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran.Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam. Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum.Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.

Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya.Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa.Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah.

Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata:“Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”.Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi. Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya.

Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang.Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang. Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”.Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemahuannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah r.a. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.
Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW, sayyidatina ‘Aisyah r.a. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah r.a., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.”Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada sayyidina Ali k.w. dan sayyidina Umar r.a. dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.

Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. telah di estafetkan Khalifah Umar r.a. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali k.w. untuk mencarinya bersama.Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka. Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni.Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan sholat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman.

Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar ! Dia penghuni langit.Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ?“Abdullah”, jawab Uwais.Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan : “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?”Uwais kemudian berkata: “Nama saya Uwais al-Qorni”.Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali k.w. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah:“Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”.Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata:“Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”.Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan wang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya.Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi.

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya.Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais , waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat.Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan sholat di atas air. Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu.“Wahai waliyullah,” Tolonglah kami !” tetapi lelaki itu tidak menoleh.Lalu kami berseru lagi,” Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!”Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata: “Apa yang terjadi ?”“Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak ?”tanya kami.“Dekatkanlah diri kalian pada Allah ! ”katanya.“Kami telah melakukannya.”“Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaanirrohiim!”Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut. Lalu orang itu berkata pada kami ,”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”.“Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan ? ”Tanya kami.“Uwais al-Qorni”. Jawabnya dengan singkat.Kemudian kami berkata lagi kepadanya, ”Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya.“Ya,”jawab kami.Orang itu pun melaksanakan sholat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan.

Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang tertinggal.Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan sayyidina Umar r.a.)Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang.

Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang.Mereka saling bertanya-tanya : “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni ? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi menjadi terkenal di langit.

Sabtu, 19 Januari 2013

disepertiga malamMu

Posted by icha imo at 13.39 0 comments

KETIKA AKU MERINDUKANNYA

Aku melangkah mengambil air wudhu...
Kutadahkan tanganku di atas sajadahku...
Dalam gelap malam...
Lalu kupejamkan mataku dan kukatakan...

YA ALLAH...
Hamba sangat merindukannya...
Merindukan kehadirannya...
Dialah yang akan menjadi penyempurna separuh agamaku...
Dialah yang akan menjadi pelepas duka dan laraku...
Dan Dialah yang akan menjadi teman hingga saat terakhirku...

YA ALLAH...
Pertemukanlah kami disebuah majlis...
Pernikahan tanpa harus pacaran dan berdua-dua-an...

YA ALLAH...
Pertemukanlah kami hanya karena MU Ya RABB...
Di atas Ridha MU Ya ILLAHI...

Aamiin.

Rabu, 28 November 2012

mereka yang terbaik, my lovely best friends...

Posted by icha imo at 15.44 0 comments
Selama kuliah 4 tahun gw punya 2 demen deket yang bisa dibilang lebih dari sekedar sahabat, mereka udah gw anggap sebagai saudara gw sendiri. Mungkin karena intensitas ketemu sama mereka lebih lama daripada intensitas ketemu mama sendiri yang tinggal satu rumah...hhehee

Hampir disetiap semester mata kuliah yang kita ambil sama dan dengan jam dan kelas yang sama pula. Rasanya ga pernah bosen deket-deket sama mereka. Tapi pada akhirnya kita ga bisa lulus bareng-bareng. Karena menurut kita cepet atau lamanya kita kuliah itu pilihan yang harus kita ambil,toh nanti juga kita akan berpisah karena kita harus berkembang, jalan kita itu masih sangat panjang.

Gw kenalian ya siapa aja mereka... :D

yang pertama Lathifah 'Azza Ni Basharita (kalo nulis nama dia ga boleh salah),Dia anak pertama dari 3 bersaudara,anak dari pak Bashar dan bu Ita ini tinggal di Bekasi yang menurut gw itu negeri antah berantah (Piiss,bun.. :p) kenapa antah berantah karena sejak gw lahir sama umur 19 gw belom pernah nginjekin kaki gw di daerah yang namanya Bekasi...hehhee
Saking ga pernah kepikirannya Bekasi itu seperti apa, yang ada dipikiran gw tuh masih berbentuk hutan-hutan gitu...hahaha
Tapi ternyata gw salah,waktu pertama kali gw kerumahnya thifah ternyata didepan gerbang tolnya aja berjejer 3 mall sekaligus. Kalo dijakarta tuh kaya di Senanyan atau kelapa gading.

bdw,gw manggil thifah itu tadinya thiponk nama gaolnya dia,tapi pas gw manggil dia thiponk gw dimimpiin sama alm. mami,kata beliau ka,kamu ga boleh manggil orang dengan sebutan yang ga baik...namanya bagus bagus kok kamu ganti!!
nah sejak saat itu gw ga manggil dia thiponk lagi tapi berubah jadi ibuunn..
why??
karena dia antara gw sama defy dia tuh yang pikirannya paling dewasa,kalo kemana mana sama dia kya jalan sama mama rasanya nyaman dan aman. Trus kalo curhat juga masukan yang dia kasih itu ga menggurui. Didalam nasihat yang dikasih ada beberapa pilihan yang bisa jadi pertimbangan.
Dia itu orangnya supel, easy going sama orang lain,baik,selalu bersikap apa adanya kalo ada sesuatu yang dia ga suka diakan langsung menunjukan itu,royal pokoknya seneng dan bersyukur gw bisa ketemu sama dia. Agamanya juga baik (ge'er deh kalo dia baca). Kadang juga ada sifatnya yang bikin gw bete,kalo dia lagi ngambek susah banget dibujuknya. Biasanya kalo dia lagi marah atau lagi ngambek lebih baik ga usah deket-deket dulu (kalo disenggol pasti kita langsung dibacok)... :p
harus didiemin dulu,biarin dia larut sama kemarahannya dia,biarin dia cooling down sendiri kalo dia dingin pasti langsung balik lagi good moodnya.. :-)
oia,dia sering banget masuk angin sama sakit perut...hehhe

kalo ditanya kita pernah beranteng atau engga,jawabannya sering!!!
dari yang tegor"an sampe gw pernah kena semprot waktu dia marah...yaah namanya juga 2 individu yang berbeda pasti ada saat kita mengganggap pendapat kita yang paling benar... Dulu sebelum internet berkembang kya sekarang kalo kita lagi berantem biasanya baikkannya lewat email (dulu belum kenal facebook,apalagi twitter) jadi kalo ada masalah pasti salah satu dari kita ada yang ngirim email duluan. Dan percaya atau ga masalah kita selesai... :D

Thifah itu cewe yang kuat dan mandiri,itu gw lihat sejak dia ditinggal sama alm. bapaknya. Mulai dari saat itu gw ngerasain perubahan yang terjadi sama diri dia,makin dewasa dan selalu terlihat kuat dihadapan orang lain. Disaat gw dan temen" yang lain masih sangat sangat ketergantungan sama orang tua,disaat itu dia sudah mulai belajar mandiri. Belajar untuk ga minta apapun dari ibunya.
Yah dia sahabat gw yang sangat kuat dan tangguh...

fah,gw seneng dan bangga dikasih nikmat sama ALLAH untuk bisa jadi sahabat lw...
tetap jadi diri lw yang gw kenal ya,yang kuat, yang tegar dan apa adanya..
pesen gw,jangan terlalu cuek sama orang-orang yang sayang sama lw...hargai segala bentuk perhatian mereka...

kalo gw cerita tentang thifah semua ga akan cukup lewat satu postingan... :p

Berikutnya ada Defy Syafira,cewe ndhut yang ngefans banget sama yang namanya Hello kitty. Diantara gw sama thifah dia paling bersifat netral kalo kita lagi berantem...hehehe
Defy itu orang yang mau ambil pusing sama urusan orang lain...selama itu ga memberikan dia untung apa-apa ngapain diurusin,itu kata-kata mutiara dari dia.
Karena diantara kita cuma defy yang ngekos deket kampus jadi kamarnya dia itu udah kya basecame kita kalo lagi ga ada dosen atau nunggu kelas berikutnya. Saking baiknya waktu semester 3 gw sama thifah boleh nginep dikosannya dia gara-gara ada salah satu matakuliah yang masuknya jam 7 pagi. Bahkan sampe sekarang juga kita masih sering nginep di Rusun (sebenernya apartemen cuma dia ga mau dibilang tinggal diapartemen)....hehheee
yang paling enak itu kalo shoping bareng dia,karena klo dia beli apa apa semuanya diperiksa dulu,ga boleh ada yang cacat dari barang yang kita beli.
kata mutiara yang kedua dia "Kalo kita udah ngeluarin uang untuk sesuatu kita ga boleh rugi dengan mendapatkan barang yang jelek"
Begitu pula kalo mau naik angkot,dia ga bakal mau nyamperin angkot yang berhentinya ga pas didepan dia. "Kita bayar cha,jadi jangan mau rugi"...hahaha *ngakak waktu pertama kali dipraktekin kata-kata mutiaranya yang kedua ini.
Kalo ngisi waktu kosong sama dia kalo ga "ritual" dikamarnya dia,biasanya kita nyalon bareng atau paling cuma muter muter mall ga jelas bahkan kadang ga beli apa apa walaupun udah ngabisin waktu berjam jam didalam mall...ahhahaha

kalo beli kado buat si kitty ini paling bingung, soalnya dikamarnya hello kitty yang bentuknya beraneka rupa udah terpajang rapi, mulai dari piring, mangkok, cangkir, gelas, sumpit dan sampe miniatur telur paskah hello kitty juga ada. Selain keramik Hello kitty kamarnya juga penuh sama boneka yang super gedhe ada si gembul boneka beruang yang suka pindah tempat duduk dengan sendirinya, ada kiduk (kitty duduk) nah satu lagi defy ini hobi banget beli handphone kalo dikamarnya itu ada atau space yang disediain buat naro HP"nya itu dari BB, Nokia, Samsung, sampe HP cina masuk islam juga ada (kaya di itc roxy... :p) yang terakhir dia beli sama gw itu HP yang besarnya cuma sebesar korek api gas. Kalo HP nya lagi bunyi barengan yang punya sampe bingung mau angkat yang mana dulu...hhahaha

kalo cerita sama defy bisa sampe pagi, entah apa apa yang kita omongin...hahahaa pernah suatu siang kita ngomongin klo seandainya kita dapet uang 1M terus mau diapain,gara" itu jadi berkhayal ​yang aneh...wkwkwk pernah juga kita numpang ngobrol di KCF dari jam makan siang sampe adzan magrib berkumandang, mungkin kalo sampe isya masih duduk disana kita bakalan ditendang keluar sama security KFC....hahahaa Ada cerita luchu waktu kita ke PRJ 3 tahun yang lalu. Karena uang jajan yang pas"an kita males mau makan disana karena harga makanan disana tuh lebih mahal dari pada diluar mungkin yang jualan mau cepet" pergi haji, Akhirnya kita bertiga cuma beli pop mie, kita makan di tangga di depan stand cemilan (gw lupa mereknya apaan) lagi enak"nya makan kita disamperin sama MC dari stand cemilan itu terus ditawarin ikutan games dengan hadiah paket cemilan. gamesnya itu nyanyi tapi ga boleh keliatan gigi, mungkin karena lagi kelaperan akhirnya kita ikutan games aneh itu. Yang nyanyi pertama waktu itu thifah trus lanjut defy dan gw menjadi kontestan yang terakhir, saat itu gw nyanyi lagu Ummi tanpa keliatan gigi (bayangin sendiri dah gimana suaranya...hahaha) selesai nyanyi dan dipermalukan didepan banyak orang akhirnya kita mendapatkan 3 paket cemilan...hahaaa (lupa mau foto). gara gara urusan perut yang kukuruyuk urat malupun bisa putus...hahahaa *yang penting halalal toyiban* :D hari ini 4,5 tahun pun berlalu dan perpisahaan itu benar" terjadi. Itu ditandai dengan telpon dari defy pagi ini, dia pamit mau pulang ke Aceh trus dia juga minta maaf karena ga sempet ketemu :-( tadi gw sempet nangis cuy pas lw pamit...hahahaa ga ada temen curhat dan ngayal lagi, ga bisa ikut midnigth sale kya waktu itu... oia, gw masih punya utang bubur bang tatang sama lw kitty... :-D gw bener bener bersyukur dipertemukan sama kalian,temen yang baik,ga pernah macem macem...coba kalo gw salah pilih temen dikampus,mungkin gw ga bisa jadi icha yang sekarang...

Ya Rabb,Limpahkan kasih sayangMu untuk sahabat"ku,sehatkan badannya,berikan mereka rezeki yang banyak...Engkau yang mempertemukan kami maka engkau pula yang menjaga persahabatan kami...
Keep in touch ya dear..
sekarang kita terpisah jarak dan waktu,ga bisa seperti dulu yang setiap hari bertemu,tapi gw percaya kalo hati kita dekat... love u all :*





Kamis, 22 November 2012

My graduation :-*

Posted by icha imo at 21.33 0 comments

<p>Wisuda kalo menurut Wikipedia artinya dari kata wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu universitas. Biasanya prosesi wisuda diawali dengan prosesi masuknya rektor dan para pembantu rektor dengan dekan-dekannya guna mewisuda para calon wisudawan. </p>
<p>Tapi kalo menurut gw wisuda itu adalah sebagai pembuktian janji yang dulu gw ucapkan didepan mama dan papa. Dulu gw pernah janji kalo akan lulus tepat waktu, Karena janji itu adalah hutang jadi gw berusaha buat ngelunasin utang itu. Utang yang harus gw lunasin dengan tetesan keringat dan air mata. Mungkin pas awal kuliah masih happy ya karena waktu itu seperti memasuki dunia baru yang belum pernah sama sekali gw jamah. Dunia yang kata orang masa-masa paling enak untuk menunjut ilmu dan mencari jati diri.</p>
<p>yah ga ada yang salah sih dari steatment itu, gw juga ngerasain kok enaknya kuliah bisa ngatur jadwal sesuka hati, terus ga usah pake baju seragam,intinya kuliah itu lebih fleksible. Tapi ada juga ga enaknya pas kuliah,orang-orang lebih terlihat individualis dan egois. Sahabat gw pernah ngomong "Dunia kampus itu seperti hutan cha,lw harus bisa survive dari segala macam gangguan dan lw harus bisa bertahan hidup dengan mandiri kalo lw masih tergantung sama orang lain untuk dapat bertahan hidup lw akan kalah."<br>
Apa yang sahabat gw bilang itu bener,semakin tinggi tingkat semester akan terlihat siapa yang bisa tetap survive dan siapa yang tertinggal. Sejak saat itu gw mulai merubah pola pikir gw untuk tidak terlalu tergantung dengan orang lain termasuk tergantung dengan sahabat gw sendiri. Pas memasuki semester baru gw mulai mencari kelas yang beda dari sahabat-sahabat gw, karena gw pengen ngerasain kalo untuk bisa survive sendiri itu harus keluar dari zona nyaman gw. Gw mulai berinterasi dengan banyak teman (selain temen" deket), walaupun berat rasanya masuk kelas yang ga ada temen deketnya,ga bisa cerita" dan jadi ngerasa asing sendiri kalo ngeliat mereka bercanda satu sama lain.<br>
Jujur aja gw susah banget sama yang namanya beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru yang ada disekitar gw. Gw pun sebel sama sifat gw yang satu ini. Sampe gw pernah dibilang jutek sama thifah dan siti waktu pertama kali ketemu...hehehe

4 tahun sudah gw lalui tanpa terasa akhirnya gw berhasil menyelesaikan program kuliah strata 1 dengan tepat waktu...
Tanggal 9 agustus 2012 adalah hari penentuan gw bisa lulus atau ga..dan itu ditentukan oleh hasil sidang skripsi yang kata orang bikin ga bisa tidur..
Tapi entah kenapa gw ga ngerasin itu,gw begitu santai untuk bertarung melawang si skripsi itu..
Yah karena gw percaya gw punya Allah dan Allah itu akan selalu memberikan ​yang terbaik..

Waktu itu Aliyah yang dapet jadwal sidang pertama,denger cerita dari dia bikin hopeless soalnya dia dibantai sama penguji sidang dan yang bikin horor penguji dia sama kaya penguji gw... *tepok jidat
Itu juga yang dialami oleh mahasiswa mahasiswa setelaah aliyah...
Bahkan ada yang sampe nangis pas keluar ruang sidang... -__-

Jam menunjukan pukul 11.00 waktunya gw memasuki ruang eksekusi sebagai penentuan kelulusan gw...
Semua rasa campur aduk pas masuk ruangan 504. RUANGAN ITU TERASA LEBIH DINGIN DARI BIASANYA. isi ruangan itu cuma ada meja panjang dengan 4 kursi empuk yang disiapkan untuk para algojo penguji Sidang dan satu meja kecil untuk "tersangka" yang digunakan untuk mempresentasikan penelitian yang kita lakukan.
Sidang dibuka oleh ketua sidang yaitu pak lukman. Gw pun langsung mempresentasikan skripsi gw, sebelum memulai presentasi gw baca shalawat nabi musa yang diamanah oleh sahabat gw thifah. Dia sangat menwanti wanti gw untuk baca shalawat itu agar semua urusan gw diberikan kelancaran sama Allah.
Presentasi berjalan lancar sampai pada tahap demo program dari aplikasi yang gw bikin. Sebelumnya ga ada kendala apa apa sama aplikasi dan alat gw tapi entah kenapa pas demo aplikasi didepan penguji antara program dan alat yang gw gunakan ga bisa terkoneksi dengan baik. Saat itu rasanya campur aduk dan satu pikiran yang sangat mengganggu adalah pasti ancur nilai sidang skripsi gw karena aplikasi ga bisa jalan. Melihat kepanikan yang ada diwajah gw dosen dosen penguji langsung bilang coba dibuka ulang aplikasinya mungkin ada debbug atau ada aplikasi lain yg bisa menunjukan kalo alat kamu itu bisa terdeteksi oleh program??
Gw langsung jawab ada pak,cuma itu program waktu seminar kemarin.

Ya sudah buka itu aja,kita cuma mau liat blok penyimpanannya aja kok, Kata pak lukman.
Untungnya aplikasi waktu seminar masih bisa runing dengan baik dan demo programpun berjalan lancar.
Dan beruntungnya gw para dosen itu ga membantai gw seperti mahasiswa yang lain sebelum gw... :-)

Saat sidang gw ditemenin sama ayu,temen seperjuangan yang bener bener ada disaat gw susah atau senang waktu ngerjain skripsi. Jadwal sidang dia setelah gw.

Pukul 14.30 adalah waktu yang ditunjuk oleh para dosen untuk membacakan hasil sidang hari itu. Deg degan rasanya karena kalo gw gagal sidang gw harus ngulang semester depan dan itu sama aja pemborosan waktu dan biaya. Gw berdiri disamping ayu,aliyah dan noe. Bagai acara reality show ditv pada saat menjelang eliminasi kami pun berpegangan tangan untuk mengusir rasa cemas yang hadir saat itu dan untuk saling menguatkan.
Alhamdulillah nilai sidang gw,ayu,aliyah dan noe dapet nilai sempurna yaitu A gendhut.

Subhanallah wal hamdulillah allahu akbar...
Tak terasa ada rasa hangat disudut mataku,air mata itu jatuh...
Rasanya beban yang ada dipundak selama 6 bulan terakhir rasanya hilang...
Terbayang wajah mama yang tersenyum senang karena anaknya telah berhasil menyelesaikan study nya..

Kamipun sujud syukur atas segala nikmat Allah yang luar biasa kepada Kami..

Dan gw ga lupa mengucapkan terima kasih buat sahabat gw thifah dan defy atas do'a dan supportnya.
Buat adik adik dilaboratorium yang selalu menyuntikan semangat dan do'a..

Gw percaya dibalik kesuksesan gw itu ada do'a dari banyak orang... :*
Terima kasih semuanya maaf jika tidak bisa gw sebutin satu per satu,semoga Allah melimpahkan berkah untuk kalian semua. Maaf gw blom bisa memberikan kalian apa apa...

Setelah hampir 4 bulan menunggu akhirnya hari itu datang juga...
24-11-2012 hari yang ditetapkan oleh kampus di PLN pusat.
Gw sangat sangat bahagia karena hari itu semua orang yang gw sayang bisa dateng sahabat sahabat gw juga rela dateng walaupun harus menempuh jarak yang jauh...
Adik adik laboraturium juga komplit personilnya...
Tapi sayang ada yang kurang,ayu ga bisa ikut wisuda bareng kita karena kondisi kesehatannya yang menurun.
Sedih rasanya begitu namanya disebut sebagai mahasiswa terbaik dari jurusan informatika. Gw tau pengorbanan yang ia lakukan untuk mendapatkan gelar ST itu sangat besar. Tapi gw percaya Allah punya rencana yang baik buat Ayu.
Cepet sembuh sayang,cepet balik kejakarta lagi,kita ga mau ngerayain ini sebelum ayu ada disini bareng bareng kita...soal foto foto pake toga nanti kita foto distudio aja bareng bareng.. :*






Rabu, 21 November 2012

Pilihan Mama itu yang Terbaik :*

Posted by icha imo at 19.47 0 comments
4 tahun berlalu sejak mama mendaftarkan gw pada salah satu universitas swasta di daerah Jakarta Barat...

Hari ini, gw baru sadar kalo mama itu ga salah memilihkan gw sekolah...
disana gw ketemu dengan berbagai macam etnis orang dari seluruh indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai macam suku dan budaya serta tanpa membedakan agama kami bisa berbaur menjadi satu yaitu angkatan 2008 "SATU"!!!

Disana juga gw bisa menjadi seseorang yang lebih unggul dibanding dengan mahasiswa lain, gw terpilih sebagai salah satu mahasiswa yang bisa menjadi Asisten Laboraturium. Bergabung dengan orang-orang hebat yang ada didalamnya membuat pola pikir gw terbuka lebar tentang banyak hal. Karena mereka mengajarkan bagaimana cara berorganisasi dengan suasana kekeluargaan dan sangat menjunjung nilai agama dengan sangat tinggi.

Dulu gw sempet ngambek karena mama ga ngijinin gw buat kuliah disalah satu Universitas Swasta di Kota Kembang, Bandung. Kota yang dari dulu gw idam idam sebagai tempat untuk gw menuntut ilmu. Gw ga tau apa alasan mama ga ngijinin gw kuliah disana. Tapi sekarang gw udah tau jawabannya kenapa mama ga ngijinin gw kuliah disana dikota orang..

Alasan mama cuma karena beliau ga mau jauh-jauh dari gw.

yah itu alasannya,kata beliau kalo kamu kuliah di Bandung nanti mama dirumah sama siapa ka??
nanti ga ada lagi yang nemenin mama ngobrol, nonton tv, nemenin mama belanja yang paling berat sih mama ga pengen ngelewatin masa-masa kamu tumbuh sebagai gadis dewasa.
Mama cuma pengen sebelum kamu menjadi hak dari suami kamu,mama pengen kamu selalu dideket mama...
Kamu tau ka, jika seorang wanita itu sudah dinikahi maka hilang sudah hak-hak orang tua dari anak perempuannya...
Suatu saat nanti kamu akan dibawa pergi oleh suami kamu dari rumah mama dan mama udah ga punyak hak atas itu,makanya mama ga ngijinin kamu kuliah jauh-jauh biar mama bisa lihat bagaimana gadis kecil mama tumbuh menjadi seorang wanita dewasa dirumah mama. Karena kelak kamu akan meninggalkan rumah ini...

Pas denger penjelasan mama seperti itu rasanya mau nangis...ternyata beliau begitu cinta dan sayang sama gw...

mom, you're my everything...
Walaupun nanti kaka udah ga tinggal sama mama tapi kaka janji perhatian dan cinta kaka sama mama ga akan pernah berubah...

Minggu, 11 November 2012

Aku hanya berharap menjadi sahabat kalian :-)

Posted by icha imo at 16.31 0 comments

Ya Rabb..
Apakah aku terlalu berlebihan jika berharap menjadi bagian dari mereka??

Ya Rabb..
Apakah aku salah jika menginginkan mereka menjadi sahabatku??

Ya Rabb...
Sehina itu kah aku???
Aku memang bukan seorang yang sempurnA tapi izinkan aku untuk menyempurnakan kekurangan aku dengan hadirnya kalian...
Aku memang bukan orang yang kaya harta tapi percayalah hatiku kaya akan cinta...
Aku hanya seorang hamba Allah yang sangat berlumur dengan dosa..
Aku hanya seorang makluk kecil yang penuh dengan kesalahan...

Aku mungkin tidak ada apa"nya jika dibanding dengan teman" kalian yang lain...
Yang lebih hebat dalam segala hal..
Tapi aku mencintai kalian apa adanya dibalik kelebihan dan kekurangan kalian..
Tapi apakah aku tidak boleh bersahabat dengan kalian??

Maaf jika selama ini aku terlalu banyak berharap dari kalian...

Maaf jika selama ini aku terlalu banyak menuntut kalian untuk mengerti keadaanku tanpa perduli perasaan kalian...

Maaf jika selama ini aku terlalu egois...

Maaf jika aku terlalu berharap untuk menjadi orang yang penting dalam kehidupan kalian dan sekarang aku sadar aku terlalu berharap...

Tapi apakah aku salah jika berharap untuk menjadi sahabat kalian??

Hanya itu saja permintaanku...
Apakah itu terlalu  berlebihan menurut kalian??

Jumat, 19 Oktober 2012

Resep Lidah Kucing keju Cookies (cat's tongue cookies)

Posted by icha imo at 12.22 0 comments

Lidah kucing (cat's tongue) Cookies kue kering nan renyah yang bisa dijadikan temen untuk ngeteh disore hari...
teksturnya yang renyah dan rasa butter'nya yang menggoyang lidah dapat memanjakan indera perasa kita.... #tssaahh

ini bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat cat's tongue cookies :)

1. Margarin 250gr
2. Butter 250gr
3. Putih telur 150gr
4. baking powder 1/2 sdt
5. Vanilli essens 1/2 sdt
6. Keju edam 150gr
7. Tepung terigu segitiga 500gr
8. Pasta mocca 1/2 sdt
9. Gula Halus 250gr

cara membuat:

1. masukkan margarin+butter+gula halus kocok hingga adonan berwarna putih (+/-) 15 mnt
2. masukkan putih telur kedalam adonan butter kemudian kocok kembali (+/-) 10 mnt.
3. masuukkan vanilli essens kedalam adoanan tersebut.
4. (optinal) jika ingin rasa mocca maka tambahkan pasta mocca kedalam adonan.
5. Masukkan tepung terigu yang telah dicampur baking powder sedikit demi sedikit kedalam adonan.
6. aduk rata.
7. kemudian masukkan adonan kedalam plastik segitiga,gunting ujungnya.
8. siapkan loyang yang telah dioles margarin secukupnya.
9. masukkan adonan kedalam loyang tersebut sebesar ruas jari telunjuk.
10. panggang adonan tersebut (+/-) 30 menit

Selamat mencoba...
 

Anisa Aprilia Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea